Welcome to Gaia! ::

Reply Traditional And Culture
Traditional dance thread for Indon and Malay Goto Page: [] [<] 1 2 3 4 [>] [»|]

Quick Reply

Enter both words below, separated by a space:

Can't read the text? Click here

Submit

Do u guys like ur country's tradition?
  Yes I do!!!
  No...-_-
  It's pathetic..
View Results

ZiEqRy2301
Captain

PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:14 am


ZiEqRy2301
Tarian Zapin

Seni tari adalah pengucapan jiwa manusia. melalui gerak-gerik berirama yang indah.
Dalam kebudayaan Melayu terdapat berbagai jenis tarian. Tarian zapin adalah salah satunya, ia berasal dari kesenian Arab-Parsi yang telah disesuaikan dengan kesenian Melayu. Tarian zapin bercorak tarian persembahan atau pertunjukan. Gerak tarinya berasaskan kepada langkah kaki2 penari. Sungguhpun tarian ini berasal dari Arab-Parsi, namun dari segi pakaian penari2 memakai pakaian Melayu selengkapnya.

Alat muzik utama yang digunakan dalam tarian ini ialah gambus, rebana, gendang dan marakas ato marawis.Antara lagu2 berirama asli yang didendangkan mengikut irama zapin ialah lagu2 Lancang Kuning, Zapin Asli, Gendang Rebana dan lain2 lagi.
Tarian ini ada tiga peringkat. Peringkat pertama, permulaan tarian atau pembukaan tarian. Peringkat kedua ialah pecahan atau gerak serta lenggang tari dan peringkat ketiga merupakan peringkat akhir yaitu sebagai penutup tarian.
tarian zapin biasanya diiringi musik gambus,Gambus merupakan salah satu musik yang telah berkembang sejak abad ke-19, saat berdatangan para imigran Arab dari Hadramaut (Republik Yaman) ke Nusantara. Kalau para walisongo menggunakan gamelan sebagai sarana dakwah, para imigran Hadramaut yang datang belakangan menjadikan gambus sebagai sarananya. Dengan menggunakan sair-sair kasidahan, mengajak masyarakat mendekatkan diri pada Allah dan mengikuti teladan Rasul-Nya.
Sementara kasidahan mengumandangkan salawat kepada Nabi, gambus berkembang jadi sarana hiburan. Tidak heran pada 1940-an sampai 1960-an (sebelum muncul dangdut), gambus merupakan sajian yang hampir tidak pernah ketinggalan dalam pesta-pesta perkawinan dan khitanan. Bahkan kini, gambus dimainkan di hotel-hotel berbintang lima terutama pada pesta perkawinan warga keturunan Arab. Juga merambah ke rumah-rumah penduduk warga Betawi atau dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dahulu kala, pada acara-acara gambusan, yang turun untuk ber-zafin (tarian asal dari Timur Tengah) seluruhnya adalah pria. Kini, sudah tidak lagi. Di pesta-pesta saat gambus main banyak para gadis, termasuk ibu-ibu, ikut turun melantai. Bahkan di Jakarta ada gambus pimpinan Soraya yang seluruh pemainnya wanita.
Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa perintis gambus modern--yang tidak lagi berorientasi ke Hadramaut, tapi Mesir--adalah adalah Syech Albar. Dialah ayah penyanyi rock berambut krino dari kelompok God Bless, Ahmad Albar, dan kakek pemain sinetron Fachri Albar.
Syech Albar, kelahiran Surabaya pada 1908, boleh dibilang perintis jalan ke medan yang lebih luas dari sejarah musik gambus di Indonesia. Sebab, kepopulerannya melebihi penyanyi-penyanyi gambus terdahulu.
Pamornya makin naik naik seiring dengan meluasnya peredaran piringan hitam di tengah masyarakat. Di samping itu, juga terdongkrak oleh terus bermunculannya stasion-stasion radio di Indonesia, yang dibangun oleh NIRO--RRI-nya di zaman kolonial.
Sejak akhir 1920-an, lagu-lagu Syech Albar dengan orkes gambusnya sering diperdengarkan di radio, termasuk di Jakarta. Pada 1931, musik rayuan irama padang pasirnya ini telah direkam pada piringan hitam His Master's Voice yang merupakan perusahaan rekaman terkemuka kala itu. Maka, lagu-lagu gambus Syech Albar pun dapat melanglang buana ke Singapura, Malaysia, dan Timur Tengah.
Jalan yang dirintis oleh Syech Albar di Surabaya ini diikuti para pemuda keturunan Arab lainnya. Di Jakarta muncul beberapa orkes gambus, seperti Al-Wathan pimpinan Hasan Alaydrus dan Al-Wardah pimpinan Muchtar Lutfi dll. Di daerah-daerah yang banyak dihuni keturunan Arab gambus pun bermunculan. Seperti di Cirebon, Tegal, Indramayu, Ujung Pandang, Gorontalo, dan Palembang
Sementara di Kampung Arab, Pekojan (kala itu) berdiri Orkes Gambus Al-Usysyaag pimpinan Husein Aidid. Dia kemudian pada 1950-an, ia mendirikan Orkes Melayu Kenangan. Dari sinilah kemudian lahir dangdut, dengan penyanyi-penyanyi Elvie Sukaesih, Ellya Khadam, Munif Bahaswan, M Mashabi, disusul Rhoma Irama, Muchsin Alatas, dan Mansyur S.
Pada mulanya, para imigran Arab membawa sendiri peralatan petik gambus dari negeri asalnya. Tapi kini sudah diproduksi sendiri, yang tidak kalah mutunya. Musik petik gambus ini di Timur Tengah dinamai Oud. Jadi istilah gambus hanya dikenal di Indonesia. Entah siapa yang memulai menamakannya.


User ImageUser Image
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:15 am


ZiEqRy2301
Tarian Zapin

Seni tari adalah pengucapan jiwa manusia. melalui gerak-gerik berirama yang indah.
Dalam kebudayaan Melayu terdapat berbagai jenis tarian. Tarian zapin adalah salah satunya, ia berasal dari kesenian Arab-Parsi yang telah disesuaikan dengan kesenian Melayu. Tarian zapin bercorak tarian persembahan atau pertunjukan. Gerak tarinya berasaskan kepada langkah kaki2 penari. Sungguhpun tarian ini berasal dari Arab-Parsi, namun dari segi pakaian penari2 memakai pakaian Melayu selengkapnya.

Alat muzik utama yang digunakan dalam tarian ini ialah gambus, rebana, gendang dan marakas ato marawis.Antara lagu2 berirama asli yang didendangkan mengikut irama zapin ialah lagu2 Lancang Kuning, Zapin Asli, Gendang Rebana dan lain2 lagi.
Tarian ini ada tiga peringkat. Peringkat pertama, permulaan tarian atau pembukaan tarian. Peringkat kedua ialah pecahan atau gerak serta lenggang tari dan peringkat ketiga merupakan peringkat akhir yaitu sebagai penutup tarian.
tarian zapin biasanya diiringi musik gambus,Gambus merupakan salah satu musik yang telah berkembang sejak abad ke-19, saat berdatangan para imigran Arab dari Hadramaut (Republik Yaman) ke Nusantara. Kalau para walisongo menggunakan gamelan sebagai sarana dakwah, para imigran Hadramaut yang datang belakangan menjadikan gambus sebagai sarananya. Dengan menggunakan sair-sair kasidahan, mengajak masyarakat mendekatkan diri pada Allah dan mengikuti teladan Rasul-Nya.
Sementara kasidahan mengumandangkan salawat kepada Nabi, gambus berkembang jadi sarana hiburan. Tidak heran pada 1940-an sampai 1960-an (sebelum muncul dangdut), gambus merupakan sajian yang hampir tidak pernah ketinggalan dalam pesta-pesta perkawinan dan khitanan. Bahkan kini, gambus dimainkan di hotel-hotel berbintang lima terutama pada pesta perkawinan warga keturunan Arab. Juga merambah ke rumah-rumah penduduk warga Betawi atau dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dahulu kala, pada acara-acara gambusan, yang turun untuk ber-zafin (tarian asal dari Timur Tengah) seluruhnya adalah pria. Kini, sudah tidak lagi. Di pesta-pesta saat gambus main banyak para gadis, termasuk ibu-ibu, ikut turun melantai. Bahkan di Jakarta ada gambus pimpinan Soraya yang seluruh pemainnya wanita.
Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa perintis gambus modern--yang tidak lagi berorientasi ke Hadramaut, tapi Mesir--adalah adalah Syech Albar. Dialah ayah penyanyi rock berambut krino dari kelompok God Bless, Ahmad Albar, dan kakek pemain sinetron Fachri Albar.
Syech Albar, kelahiran Surabaya pada 1908, boleh dibilang perintis jalan ke medan yang lebih luas dari sejarah musik gambus di Indonesia. Sebab, kepopulerannya melebihi penyanyi-penyanyi gambus terdahulu.
Pamornya makin naik naik seiring dengan meluasnya peredaran piringan hitam di tengah masyarakat. Di samping itu, juga terdongkrak oleh terus bermunculannya stasion-stasion radio di Indonesia, yang dibangun oleh NIRO--RRI-nya di zaman kolonial.
Sejak akhir 1920-an, lagu-lagu Syech Albar dengan orkes gambusnya sering diperdengarkan di radio, termasuk di Jakarta. Pada 1931, musik rayuan irama padang pasirnya ini telah direkam pada piringan hitam His Master's Voice yang merupakan perusahaan rekaman terkemuka kala itu. Maka, lagu-lagu gambus Syech Albar pun dapat melanglang buana ke Singapura, Malaysia, dan Timur Tengah.
Jalan yang dirintis oleh Syech Albar di Surabaya ini diikuti para pemuda keturunan Arab lainnya. Di Jakarta muncul beberapa orkes gambus, seperti Al-Wathan pimpinan Hasan Alaydrus dan Al-Wardah pimpinan Muchtar Lutfi dll. Di daerah-daerah yang banyak dihuni keturunan Arab gambus pun bermunculan. Seperti di Cirebon, Tegal, Indramayu, Ujung Pandang, Gorontalo, dan Palembang
Sementara di Kampung Arab, Pekojan (kala itu) berdiri Orkes Gambus Al-Usysyaag pimpinan Husein Aidid. Dia kemudian pada 1950-an, ia mendirikan Orkes Melayu Kenangan. Dari sinilah kemudian lahir dangdut, dengan penyanyi-penyanyi Elvie Sukaesih, Ellya Khadam, Munif Bahaswan, M Mashabi, disusul Rhoma Irama, Muchsin Alatas, dan Mansyur S.
Pada mulanya, para imigran Arab membawa sendiri peralatan petik gambus dari negeri asalnya. Tapi kini sudah diproduksi sendiri, yang tidak kalah mutunya. Musik petik gambus ini di Timur Tengah dinamai Oud. Jadi istilah gambus hanya dikenal di Indonesia. Entah siapa yang memulai menamakannya.


User ImageUser Image


Mak saya suka tarian zapin...tarian ni asal dari johor kan?

~uzuke-san~
Vice Captain


~uzuke-san~
Vice Captain

PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:17 am


Zieqry, can u tell me the story? with details... I really want to know cause I come from Terengganu. And when i ask my friend to tell me the story, they changed the topic... well, I'm actually from KL but I live in terengganu since i was born..
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:21 am


uzuke
Zieqry, can u tell me the story? with details... I really want to know cause I come from Terengganu. And when i ask my friend to tell me the story, they changed the topic... well, I'm actually from KL but I live in terengganu since i was born..


story ape???

ZiEqRy2301
Captain


~uzuke-san~
Vice Captain

PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:23 am


ZiEqRy2301
uzuke
Zieqry, can u tell me the story? with details... I really want to know cause I come from Terengganu. And when i ask my friend to tell me the story, they changed the topic... well, I'm actually from KL but I live in terengganu since i was born..


story ape???


cerita pasal tarian tu..ingat tak awk cakap..
"kedua-dua tarian traditional ini keras.
bahaya ditarikan pada waktu mlm..
nanti makhluk halus menyerang.
walaupun menyanyi pon.
saya sendiri ada pengalaman."

3nodding
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:35 am


who vote "it's pathetic" on the thread poll? question question

~uzuke-san~
Vice Captain


~uzuke-san~
Vice Captain

PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:41 am


Dikir Barat from Kelantan, Malaysia

This dance is accompanied by singing with a male lead singer taking the lead with the rest of the group repeating what he sings. The dancers only move the upper part of their bodies as they are all in a sitting position.

A dikir barat group, which may be of any size, is led by a tukang karut who makes up poems and sings them as he goes along. The chorus echoes in response, verse by verse. Dikir barat groups usually perform during various festive occassions, and their poems are usually light entertainment and may be about any topic, but are not religious in nature. The chorus traditionally consists of all men, but modern groups, especially those performing on television, often include women. Traditionally, no musical instruments are used, the singing being accompanied instead by rhythmic clapping and energetic body movements. Some groups however do use a pair of frame drums or rebana, a shallow gong and a pair of maracas, for accompaniment.

User Image - Blocked by "Display Image" Settings. Click to show.  
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:42 am


I like Dikir Barat too.. 3nodding 3nodding

~uzuke-san~
Vice Captain


ZiEqRy2301
Captain

PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:43 am


takut la...dh la mlm... xp
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:47 am


ZiEqRy2301
takut la...dh la mlm... xp


LOL... rolleyes

~uzuke-san~
Vice Captain


Sya93
Crew

PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:56 am


I voted pathetic LoL mrgreen Seriously I did.. Cause I like the dances and stuff but I cant be bothered to read them..
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:58 am


Dondang Sayang from Melaka, Malaysia

Dondang Sayang is a traditional Malaysian form of entertainment where singers exchange spontaneous Malay quatrains, called "pantun", in a lighthearted, even humorous manner. Dondang Sayang taken together means "love song", Dondang which is derived from the word 'dendang' means 'song'; 'sayang' means 'love' - thus "love song".
Dondang Sayang is accompanied by music form the violin, rebana (drum), tetawak (gong), gendang (drum) and accordian. The violin, rebana and tetawak are a prerequisite for a Dondang Sayang performance while the gendang and accordian are used as support instruments during the interlude for the joget and inang (Malay dances) songs. The female singers wear the Malay kebaya panjang while the male singers are dressed in baju Melayu with a samping (a sarong tied round the waist) and a songkok (fez-like head-dress).

A Dondang Sayang preformance usually comprise of two or more singers, male and female, to add flair to the exchange of pantun. it is presented in four parts. It starts with the opening song, then the violin joins in. After this comes the openting pantun, an introductory pantun with various themes. Finally come the exchange of pantun between the singers.

~uzuke-san~
Vice Captain


~uzuke-san~
Vice Captain

PostPosted: Thu Oct 19, 2006 8:59 am


uzuke
Dondang Sayang from Melaka, Malaysia

Dondang Sayang is a traditional Malaysian form of entertainment where singers exchange spontaneous Malay quatrains, called "pantun", in a lighthearted, even humorous manner. Dondang Sayang taken together means "love song", Dondang which is derived from the word 'dendang' means 'song'; 'sayang' means 'love' - thus "love song".
Dondang Sayang is accompanied by music form the violin, rebana (drum), tetawak (gong), gendang (drum) and accordian. The violin, rebana and tetawak are a prerequisite for a Dondang Sayang performance while the gendang and accordian are used as support instruments during the interlude for the joget and inang (Malay dances) songs. The female singers wear the Malay kebaya panjang while the male singers are dressed in baju Melayu with a samping (a sarong tied round the waist) and a songkok (fez-like head-dress).

A Dondang Sayang preformance usually comprise of two or more singers, male and female, to add flair to the exchange of pantun. it is presented in four parts. It starts with the opening song, then the violin joins in. After this comes the openting pantun, an introductory pantun with various themes. Finally come the exchange of pantun between the singers.
 
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 12:39 pm


User Image

Dikir Barat  

~uzuke-san~
Vice Captain


Sya93
Crew

PostPosted: Thu Oct 19, 2006 1:19 pm


Kuda kepang is a dance that make people go into another world right?
Reply
Traditional And Culture

Goto Page: [] [<] 1 2 3 4 [>] [»|]
 
Manage Your Items
Other Stuff
Get GCash
Offers
Get Items
More Items
Where Everyone Hangs Out
Other Community Areas
Virtual Spaces
Fun Stuff
Gaia's Games
Mini-Games
Play with GCash
Play with Platinum
//
//

// //

Have an account? Login Now!

//
//